histats

10 Cara Mengatasi Jerawat di Kepala

Pernahkah Anda mengalami jerawat di kulit kepala? Meskipun tidak terlihat, namun sangat menyiksa karena dapat menyebabkan rasa sakit, gatal, dan menyiksa pada saat menyisir rambut. Jika jerawat dikepala terinfeksi, akan semakin menyebabkan dampak yang buruk.

Kepala berjerawat ini akan menjadi parah dan menyebabkan luka, kerontokan rambut, hingga kebotakan permanen jika tidak diatasi. Perlu dilakukan pencegahan jika Anda belum mengalami dan perlu dilakukan cara yang tepat untuk mengatasi jerawat pada area ini.

Penyebab Jerawat di Kepala

cara menghilangkan jerawat di kepala
penyebab jerawat di kepala

Jerawat di kulit kepala dapat disebut folikulitis yang muncul ketika pori-pori atau folikel rambut pada kulit tersumbat dan meradang karena infeksi. Adapun bakteri yang menyebabkan jerawat ini adalah Propionibacterium acnes (P.acnes), staphylococcus epidermidis, jamur, dan tungau.

Benjolan seperti jerawat di kulit kepala berwarna merah, berisi nanah dan memiliki titik kuning atau putih di bagian tengahnya merupakan ciri dari jerawat di area kepala. Benjolan ini terkadang pecah dan mongering kemudian menjadi luka. Hal ini akan menimbulkan rasa perih dan gatal jika luka akan mulai sembuh.

Beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan kulit kepala berjerawat kemungkinan tanpa disadari dilakukan oleh Anda. Kebiasaan yang menjadi pemicu timbulnya jerawat ini adalah tidak menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala dalam hal malas mencuci rambut.

Biasanya mencuci rambut jarang dilakukan bagi wanita yang menggunakan penutup kepala setiap harinya. Meskipun ditutup, namun kebersihannya juga harus terjaga agar benjolan di kulit kepala seperti jerawat dapat diminimalisir.

Penyebab jerawat di kulit kepala selanjutnya adalah menunda keramas setelah melakukan olahraga. Biasanya setelah melakukan olahraga, rambut akan terasa lepek karena kandungan minyak yang meningkat disertai beberapa kotoran. Jika terlalu lama akan menyebabkan jerawat muncul.

Anda juga harus memperhatikan produk shampo, minyak rambut, hairspray, serta produk rambut lainnya yang digunakan. Tidak perlu menggunakan produk rambut tersebut secara berlebihan. Kepala jerawatan ini dapat diakibatkan dari ganti-ganti produk maupun penggunaannya yang terlalu sering.

Menggunakan penutup kepala seperti topi, helm, atau alat lainnya yang dapat menyebabkan jerawat di rambut. Jika penggunaannya terlalu lama maka akan menyebabkan jerawat muncul dengan sendirinya. Perlu kebijakan Anda sendiri untuk tidak menggunakan penutup kepala dalam jangka waktu yang lama agar rambut dapat merasakan udara segar sehingga menghindari lepek dan berminyak.

Bagi Anda yang mandi menggunakan bath tub juga harus memperhatikan kondisi air yang digunakan. Air rendaman yang kotor akan menyebabkan bentol di kepala. Anda perlu menjaga kebersihan bath tub bilaperlu menggunakan air sekali pakai pada saat melakukan rendam.

Mencukur atau waxing juga dapat menyebabkan kulit kepala bentol seperti jerawat. Jika Anda menggunakan benda tajam pada area kepala seharusnya harus penuh kehati-hatian karena kulit kepala sangat sensitif.

Adapun faktor penyebab lain yang membuat Anda rentan terhadap jerawat kepala ini adalah penyakit dan penggunaan obat. Penyakit seperti diabetes, leukimia, kronis, dan HIV/AIDS dapat menyebabkan kulit kepala rentan berjerawat. Karena penyakit tersebut membawa bakteri dan virus yang mampu menimbulkan jerawat.

Selain itu, penggunaan obat tertentu seperti kortikosteroid dan salep antibiotik jangka panjang juga dapat menyebabkan jerawat kulit kepala. Jika Anda telah terlanjur mengalami jerawat di area kepala, maka lakukan cara mengatasi jerawat yang tepat seperti penjelasan di bawah ini.

Cara Mengatasi Jerawat di Kepala

jerawat di kulit kepala
benjolan seperti jerawat di kulit kepala

Cara menghilangkan jerawat di kepala dapat dilakukan di rumah dan obat resep dokter. Anda dapat merawat secara mandiri dirumah jika jerawat yang dialami tergolong ringan. Sehingga dapat hilang dengan perawatan yang ringan pula. Sedangkan perawatan ringan yang dilakukan dirumah tidak dapat mengatasi jerawat Anda, maka diperlukan penanganan dari dokter.

Adapun langkah-langkah cara menghilangkan jerawat di kulit kepala belakang menggunakan perawatan ringan secara mandiri dirumah adalah sebagai berikut.

1. Cuci rambut secara teratur

Kebersihan rambut sangat berpengaruh terhadap jerawat di bagian kepala. Diperlukan perawatan dengan mencuci rambut dan kulit kepala maksimal dua kali sehari menggunakan air hangat dan shampo anti bakteri. Dengan begitu rambut Anda akan aman dari bakteri penyebab munculnya jerawat.

2. Pemilihan produk rambut dan kulit kepala

Shampo untuk kulit kepala berjerawat yang cocok adalah yang mengandung asam salisilat, ketoconazole atau ciclopirox, tea tree oil, asam glikolat, dan minyak jojoba. Kandungan tersebut memiliki fungsi mengelupas sel kulit mati, membunuh bakteri, dan anti jamur.

Selain itu, Anda disarankan untuk tidak menggunakan produk rambut seperti pomade, minyak rambut, hairspray, dan wax yang menimbulkan jerawat pada kulit rambut. Produk-produk tersebut akan mengenda[ di bagian kepala sehingga menimbulkan kotoran dan minyak yang nantinya akan menyumbat pori-pori pada kulit kepala.

3. Hindari memencet jerawat

Jika Anda telah mengalami jerawat di bagian kepala, maka hindari memencet jerawat tersebut. meskipun terasa memusingkan, namun jerawat itu seharusnya dilakukan penanganan yang tepat. Karena memencet tidak akan menjadi solusi justru akan menimbulkan infeksi yang parah.

Selain menghindari untuk memencet, Anda juga disarankan untuk menghindari iritasi pada kulit kepala yang disebabkan pisau cukur, pengeriting rambut, serta produk rambut lain yang mengandung bahan kimia.

4. Kompres kulit kepala

Anda dapat mengompres kulit kepala dengan air hangat yang dicampur dengan satu sendok tehgaram. Kemudian usapkan pada kulit kepala. Selain air garam, Anda juga dapat menggunakan cuka putih untuk jenis perawatan ini.

Perawatan Jerawat oleh Dokter

kulit kepala berjerawat
benjolan di kulit kepala seperti jerawat

Jika langkah-langkah perawatan mandiri di atas masih belum membuahkan hasil, lakukan perawatan dengan obat yang diresepkan oleh dokter di bawah ini.

1. Antibiotik

Antibiotik dapat berfungsi sebagai pembunuh bakreri yang menyebabkan jerawat muncul. Penggunaan antibiotik ini dapat berupa obat minum maupun salep. Biasanya digunakan sesuai dengan resep yang diberikan oleh dokter.

Obat antibiotik ini terdiri dari clindamycin, erythromycin, dan doxycycline yang secara umum direkomendasikan oleh dokter. Mengkonsumsi obat ini harus hati-hati karena dapat menimbulkan efek yang serius.

2. Kortikosteroid

Kortikosteroid merupakan obat yang mengandung hormone steroid yang berfungsi untuk meredakan peradangan pada saat jerawat muncul. Obat ini bekerja dengan cara masuk ke dinding sistem imun untuk membunuh zat yang dapat melepaskan senyawa pemicu peradangan.

3. Isotretinoin

Jika jerawat Anda tidak mempan diobati dengan antibiotik, gunakan obat dengan kandungan isotretinoin. Karena isotretinoin ini bekerja dengan menekan produksi kelenjar minyak alami atau yang disebut sebum pada kulit wajah.

Menggunakan obat dengan kandungan ini juga harus disertai resep dokter. Beberapa kelompok seperti wanita hamil, menyusui, atau wanita yang sedang program hamil dilarang mengkonsumsi obat ini karena menimbulkan efek yang berbahaya.

Jerawat dikulit kepala bikin pusing dan harus dilakukan penanganan yang cepat dan tepat. Anda dapat mencoba penanganan secara individu di rumah terlebih dahulu. Jika dirasa tidak membuahkan hasil, baru melakukan pemeriksaan kepada dokter untuk memperoleh obat jerawat dikulit kepala.

Leave a Comment