histats

9 Cara Mengatasi Jerawat Saat Hamil 2019

Jerawatan saat hamil, normalkah? Tentu saja itu normal sebab saat itu terjadi peningkatan hormon androgen dan progesterone dalam tubuh. Jadi, jerawat saat hamil merupakan hal yang biasa dan wajar, sehingga tidak perlu Anda takutkan. Hanya saja, jika Anda ingin mengatasinya sebaiknya konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat jerawat.

Memang ada banyak sekali obat jerawat yang dijual bebas di pasaran maupun khusus di apotek dan rumah sakit saja. Namun, belum tentu semuanya aman bagi ibu hamil, sehingga Anda harus berhati-hati. Jadi, ada obat jerawat untuk ibu hamil secara khusus yang aman untuk ibu maupun bayi di dalam kandungannya.

Macam-Macam Obat Jerawat Saat Hamil yang Aman

jerawat saat hamil muda
cara mengatasi jerawat saat hamil

Tidak semua obat jerawat aman bagi ibu hamil, mengingat beberapa diantaranya mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan janin. Berikut adalah obat jerawat ibu hamil yang aman dikonsumsi dan digunakan:

1. Azelaic Acid

Merupakan asam yang terbuat dari bahan barley dan biji gandum secara alami. Azelaic acid bisa mengandung antibakteri dan antiflamasi yang baik untuk kesehatan kulit wajah. Obat yang satu ini juga bisa dijadikan sebagai pengganti Benzoyl Peroxide karena tidak menimbulkan efek samping yang signifikan.

2. Eritromisin

Seringkali disebut sebagai obat antibiotik yang aman serta mampu membantu mengusir bakteri, termasuk pada kulit yang berjerawat saat hamil. Berdasarkan penelitian, kandungan dalam eritromicin tidak berpengaruh terhadap janin dalam kandungan.

Selain itu juga tidak menimbulkan efek samping yang berarti untuk kesehatan anggota badan lainnya. Obat ini tersedia dalam beberapa bentuk yaitu tablet, sirup, dan kapsul, sehingga Anda bisa memilih salah satu.

3. Benzoyl peroxide

Merupakan obat jerawat yang paling populer yang berbentuk jel. Benzoyl peroxide mengandung antibiotik yang dapat membunuh bakteri dalam kulit berjerawat, mengurangi peradangan, hingga membuka pori-pori kulit yang tertutup oleh sel kulit mati.

Tentu saja obat ini aman bagi ibu hamil jerawatan, hanya saja belum ada informasi khusus terkait keamanan untuk ibu menyusui. Jadi, tidak ada salahnya Anda tetap konsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum menggunakannya.

Cara menggunakannya sangat mudah karena obat luar yaitu tinggal mengoleskan pada kulit yang berjerawat. Jangan lupa untuk mencuci muka terlebih dahulu dan biarkan sampai kering baru diolesi. Hindari sentuhan langsung antara tangan dengan kulit yang sudah Anda oleskan dengan obat.

4. Clindamycin

Adalah obat antibiotik dalam bentuk kapsul yang umumnya digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri, termasuk pada kulit yang berjerawat. Clindamycin juga dipercaya aman untuk kesehatan bayi atau janin dalam kandungan. Hanya saja efek samping yang sering terjadi adalah diare dan ruam pada kulit.

5. Glycolic Acid

Merupakan obat yang terbuat dari gula tebu secara alami dan masih dalam kategori AHA (Alpha Hidroxi Acid). Glycolic sangat baik untuk proses peremajaan kulit terlebih ketika timbul jerawat saat hamil. Sebab kandungannya cukup aman dan tidak beresiko bagi kehamilan. Namun, sebaiknya tetap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakannya.

Obat ini juga dapat menghilangkan sel kulit mati, memulihkan bekas jerawat, dan membantu menghaluskan kulit. Glycolic acid tersedia dalam banyak bentuk seperti sabun muka, pembersih wajah, toner, krim, serum, pelembab, dan lotion. Efek sampingnya pun tidak parah yaitu hanya iritasi kulit ringan hingga perubahan warna kulit.

Semua obat atau zat di atas mempunyai tingkat penyerapan yang minim yaitu hanya 5 persen, sehingga dipercaya tidak akan memengaruhi keberadaan serta kesehatan janin. Tentu saja dosis dan penggunaannya harus sesuai dengan resep dokter.

Hindari pula penggunaan obat atau bahan kimia tertentu yang bisa membahayakan janin atau bayi seperti halnya isotretinoin yang menimbulkan resiko kecacatan pada janin, asam salisilat yang banyak beredar di pasaran, tetrasiklin dapat menghambat pertumbuhan tulang serta gigi bayi, dan retinoid yang menyebabkan resiko bayi lahir dalam kondisi cacat.

Begitu pula Anda harus tetap hati-hati saat menggunakan produk kecantikan sehari-hari seperti lipstik hingga sampo. Sebab itu juga bisa berpengaruh terhadap kesehatan janin atau bayi. Berikut adalah beberapa tips memilih kosmetik aman untuk ibu hamil berjerawat.

Pilihlah produk kosmetik yang tidak mengandung Paraben, Ftalat, BPA (Bisphenol A), Triclosan, Dioxin, Oxibenzone, Etanolamina, Diazolidinyl Urea, Asetat, Nitrat, Hydroquinone, Retinol, dan pengharum.

Cara Mengatasi Jerawat Saat Hamil Secara Alami

berjerawat saat hamil
jerawat pada ibu hamil

Apabila Anda masih khawatir menggunakan obat khusus jerawat hamil, Anda masih bisa menggunakan cara alami yang sehat dan aman bagi ibu maupun janin. Berikut adalah cara mengatasi jerawat saat hamil secara alami:

1. Oleskan dengan lemon

Lemon mengandung Alpha Hydroxy Acid yang berpengaruh baik untuk kesehatan kulit, khususnya dalam proses penyembuhan jerawat saat hamil muda maupun tua. Kandungan tersebut dapat menghilangkan sel kulit mati dalam tubuh dan mampu membuka pori- pori kulit yang tersumbat.

Cara menggunakannya sangat mudah yaitu Anda hanya harus mengoleskannya pada area wajah yang berjerawat. Celupkan kapas atau kain steril pada perasan lemon lalu oleskan pada jerawat dan biarkan sesaat hingga kering. Setelah itu bilas dengan air dingin dan bersih.

2. Gunakan madu sebagai masker

Madu bisa menjadi alternatif untuk mengatasi jerawat saat hamil, mengingat madu bisa menyejukkan kulit dan mengandung zat antiseptik dan anti bakteri. Selain itu juga bisa mencegah peradangan jerawat, sehingga mempercepat penyembuhan.

Sebelum mengoleskannya pada wajah, sebaiknya cuci muka terlebih dahulu dengan air hangat hingga bersih. Kemudian baru oleskan madu secukupnya pada area wajah yang berjerawat saat hamil. Diamkan beberapa saat hingga kering lalu bilas dengan membasuh air dingin. Lakukan cara ini secara rutin hingga tampak hasilnya.

3. Masker soda kue

Salah satu cara menghilangkan jerawat saat hamil adalah menggunakan masker soda kue. Soda kue juga dapat membantu menyembuhkan jerawat hamil secara aman dan sehat. Jadikan soda sebagai bahan utama masker yang dicampur dengan air hingga menjadi pasta. Kemudian oleskan pada bagian wajah yang berjerawat secara hati-hari agar tidak terjadi iritasi.

4. Minyak kelapa murni

Anda juga bisa menggunakan minyak kelapa murni untuk membantu menghilangkan jerawat saat hamil. Pasalnya, minyak tersebut mengandung zat antibakteri dan antijamur, sehingga jerawat tidak mudah parah dan menular ke area sekitar. Selain itu juga bisa menyejukkan kulit Anda saat hamil jerawatan.

Caranya adalah dengan mengoleskan minyak tersebut pada bagian yang berjerawat secara hati-hati. Sebaiknya lakukan hal demikian sebelum tidur malam sekaligus sebagai pelembab kulit wajah.

Hormon merupakan penyebab jerawat saat hamil, sehingga membutuhkan cara khusus untuk mengatasinya. Namun, jerawat saat hamil masih hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan, begitu pula jika timbul jerawat saat hamil muda. Hanya saja Anda harus tetap hati-hati saat memilih dan menggunakan kosmetik maupun obat jerawat.

Leave a Comment